preload

Hidup Sesudah Dunia

Published in:
Firman Allah
Tidak ada satu umat pun yang dapat mendahului ajalnya, dan tidak pula dapat mengundurkannya. (Al-Hijr [15]: ayat 5)
 Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang dzalim berada dalam tekanan sakratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): “Keluarkanlah nyawamu” Di hari ini kamu dibalas dengan siksa yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya.(Al-An’aam [6]: ayat 93)
Pada saat seluruh manusia dibangkitkan dari alam kuburnya, raga/badan yang ada sewaktu didunia dulu sudah berubah sesuai dengan amal perbuatan yang dilakukan selama di dunia. Ruh tetap abadi, yang berubah hanya bentuk fisiknya, dan didalamnya terdapat kekhususan-kekhususan yang baru, seperti tidak mati walau tertimpa musibah, siksaan dan mereka dapat melihat malaikat dan jin.

Allah berfirman,
Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur. (Al-Haqaah [69]: ayat 13 dan 14)

Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah semuanya, lalu diberitakan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Allah mengumpulkan (mencatat) amal perbuatan itu, padahal mereka telah melupakannya. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu. (Al-Mujadilaah [58]: ayat 6) 

Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya di antara tanda-tanda telah hampirnya hari Qiamat itu, berlaku banyak kematian manusia secara mendadak.” (Hadist riwayat Thabrani) 

Dari Ali bin Abi Thalib ra, Rasulullah SAW bersabda:
Apabila umatku telah membuat 15 perkara, maka BALA akan turun kepada mereka, yaitu:
1. Apabila harta negara hanya beredar di kalangan orang tertentu sahaja.
2. Apabila amanah dijadikan suatu sumber keuntungan.
3. Zakat dijadikan hutang.
4. Suami menurut kehendak isteri.
5. Anak durhaka terhadap ibunya.
6. Akan tetapi (anak tadi) sangat baik terhadap kawan-kawannya.
7. Dan ia suka menjauhkan diri daripada ayahnya.
8. Suara Adzan sudah ditinggalkan di dalam masjid.
9. Yang menjadi ketua sesuatu kaum adalah orang yang paling hina di antara mereka.
10. Seseorang dimuliakan karena ditakuti kejahatannya.
11. Arak sudah diminum secara berleluasa.
12. Kain sutera banyak dipakai oleh kaum lelaki.
13. Para artis-artis disanjung-sanjung.
14. Musik banyak dimainkan/didendangkan.
15. Generasi akhir umat ini akan melaknat generasi pertama (para sahabat terdahulu) 

About Me

Aku yang masih berkelana.. Di dalam penjara dunia.. Mencari jalan ke syurga.. Terjerat di jaring neraka.. Tersembam di lembah noda.. Kini bangkit mencuci dosa.. Rahmat Allah tiada penghujungnya..

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ



Suasana yg paling indah ialah di kala mlm mnjelma.. di saat manusia sedang lena.. di ketika hati merindui Penciptanya...